Yayasan Wreda Sejahtera Bali Canangkan Gerakan Kembali Ke Keluarga

Bali menduduki peringkat ke 3 dalam kasus perceraian di Indonesia. Hal ini membuat Profesor Luh Ketut Suryani selaku Ketua Umum Yayasan Wreda Sejahtera (YWS) Bali terpanggil untuk menggerakkan para lanjut usia berperan aktif dalam mencegah kasus perceraian di Bali. Gagasan ini timbul dengan pemikiran bahwa akar permasalahan ada pada keluarga sebagai kelompok terkecil dalam berinteraksi. Sehingga dalam rapat tahunan pengurus pusat dan seluruh pengurus cabang YWS Bali yang digelar pada Sabtu, 19 Januari 2013 di Wantilan DPRD Bali, diputuskan untuk melakukan gerakan Kembali ke Keluarga.

Keharmonisan Keluarga  itu sendiri bisa terwujud jika anggota keluarga bisa bekerjasama sebagai sebuah tim,  satu sama lain saling menghargai, saling menghormati, saling memerlukan, dan saling mencintai. Menyanyi dan bercerita menjadi salah satu pilihan kegiatan yang dapat dilakukan oleh para lanjut usia baik terhadap anak maupun cucunya, mengingat hal ini sudah mulai ditinggalkan oleh pasangan suami istri jaman sekarang yang lebih mementingkan karier dan materi dibandingkan dengan hubungan baik.

Pandangan ini menggabungkan pemahaman psikiatri Barat dan budaya Bali sehingga mampu mereka memahami dirinya sendiri, pasangannya dan keluarga dengan menggunakan rasa. Melalui gerakan ini diharapkan akan dapat menekan angka perceraian di Bali. (YWS)